Panduan Installasi PHP dan MySQL



Untuk belajar pemrograman web PHP dan MySQL, anda harus membuat Web Server di komputer, dengan cara menginstal software Apache. Untuk mengintal Apache menggunakat paket software Web Server, XAMPP Server.
Paket XAMPP dapat diperoleh di master software ini secara gratis dari situs www.apachefriends.org.

A.   Mendapatkan Software XAMPP
Download XAMPP di web browser di situs www.apachefriends.org .

B.    Menginstal Software XAMPP
Untuk dapat menginstal XAMPP, pertama harus menginstal paket pendukung, Add-on Microsoft Visual C++ Libraries. Dapat di download  pada situs
www.microsoft.com atau mencari di web browser.
1.     Buka folder software.
2.    Klik pada file xampp-win32-1.8 atau versi lain yang di instal.
3.    Pada bhasa tampilannya, yaitu : English, klik tombol OK dan klik Next.
4.    Jendela XAMPP for Windows. Birakan folder tujuannya tetap pada c:\xampp.
5.    Klik tombol Next lalu klik Instal.
6.    Tunggu proses sampai selesai.
XAMPP Control Panel ini harus dijalankan untuk menjalankan modul servis MySQL server dan Apache web server, caranya dengan klik tombol start pada setiap modul yang kita pakai dalam membuat program.

C.    Menjalankan Server XAMPP
Dari fasilitas XAMPP Control Panel, jalankan servis MySQL dan Apache, lalu jalankan aplikasi Web dan semua program PHP yang diletakkan di folder htdocs. Service Apache dan MySQL tidak boleh mati (stop), harus selalu hidup (running). Caranya :
1.     Buka XAMPP Control Panel.
2.    Jalanlan modul Apache web server, klik tombol Start, sampai tertulis Running.
3.    Pada modul, klik Start, sehingga statusnya Running.
4.    Setelah dijalankan, klik tombol Exit.
Jika status pada Apache dan MySQL sudah running, berarti web server dan database di komputer sudah siap.
Saat Apache dijalankan, maka skrip program PHP yang dibuat di folder htdocs dapat secara otomatis dieksekusi file program yang diakses lewat
http://localhost/ di browser.

D.   Memahami Folder Datasbase MySQL
Setiap MySQL diinstal, secara otomatis akan membentuk folder mysql yang terdapat subfolder : bin, data dan lib. Folder data berisi daftar nama database bawaan MySQL. Folder bin berisi file konfigurasi MySQL, termasuk file my.ini untuk mensetting posisi database data.
Di mysql terdapat folder bernama data, dalam folder tersebut file database disimpan menyerupai folder, termasuk dile database utama pengaturan server MySQL. Misal, dalam database MySQL dibuat database baru, maka semua nama database akan terlihat seperti  folder.

E.    Memahami Folder Web Server
Apache memiliki folder kerja bernama htdocs, berguna untuk menyimpan semua file program PHP. Folder htdocs berada dibawah folder utama xampp, yaitu C:\xampp\htdocs.

F.    Menjalankan phpMyAdmin
Untuk memudahkan mengakses database MySQL, gunakan phpMyAdmin, MySQL Client berbasis web yang sudah ada saat menginstal paket XAMPP Server. Caranya :
1.     Pastikan modul MySQL dan Apache yang sudah dijalankan (running).
2.    Buka broswer.
3.    Ketikkan http://localhost/phpmyadmin/ , tekan Enter.

Lihat tampilan phpMyAdmin, bagian kiri terdapat daftar database bawaan MySQL Server dan juga datbase yang sudah dibangun (ada di folder C:\xampp\mysql\data), dibagian kanan berisi menu dan tools untuk melakukan operional manajaen database dan data.

Lewat fasilitas phpMyAdmin, bisa dibuat database baru dengan mudah.Semua operasi manajemen data juga bisa dilakukan, memasukan data, menampilkan dan menghapus data. Terdapat fasilitas SQL Editor, lewat fasilitas ini bisa mengetikkan perintal SQL secara manual tanpa harus masuk Command Prompt (DOS).

Sumber : Buku "Membuat Website TOKO ONLINE dengan PHP, MySQL dan Dreanweaver"
www.bunafit-komputer.com 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Smartphone Impianku

Jaringan Model OSI